Arif Winarto Blog

Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda

Kisah Inspiratif Islami untuk Anak-anak Anda

diposting oleh arif-fst09 pada 19 September 2014
di Kisah - 0 komentar

Penting bagi orang tua untuk selalu memberikan bekal dan ilmu agama kepada anak sejak dini. Hal ini perlu agar dikemudian hari si anak bisa tumbuh dewasa dengan ilmu-ilmu dan nilai-nilai agama yang kuat yang telah diberikan oleh orang tua mereka. Ada beberapa cara untuk mengajarkan tentang nilai-nilai agama kepada anak mereka dan salah satunya adalah menceritakan berbagai kisah inspiratif. Dengan kisah inspiratif, anak-anak dapat dengan mudah mencerna pengertian-pengertian tentang agama Islam yang diajarkan di dalam kitab Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Kisah Inspiratif Islami: Nabil dan Anjing Laut

Harun Yahya adalah seorang penulis Islami yang sudah sangat terkenal, dan beliau berasal dari Negara Turki. Salah satu karya beliau adalah menulis kisah-kisah inspiratif Islami untuk anak. Berikut salah satu kisah inspiratif Islami karya Harun Yahya yang bagus untuk diceritakan kepada anak-anak anda:

... Jika kau coba untuk menghitung rahmat Allah, engkau tak akan pernah mampu

menghitungnya ... (QS. Ibrahim: 34)

Di antara Tanda‐TandaNya adalah penciptaan langit dan bumi, dan seluruh makhluk ...

(QS. Asy‐Syura: 29)

Nabil yang baru pulang sekolah langsung duduk di depan televisi untuk menonton acara dokumenter favoritnya. Saat itu ditayangkan tentang habitat anjing laut yang hidup di daerah yang sangat dingin. Tiba-tiba Nabil merasa disekelilingnya menjadi dingin, rupanya dia telah masuk ke dalam televisi dan saat ini bersama para anjing laut yang tengah asyik berkelompok. Di situ Nabil mulai berbicara kepada salah satu anjing laut berukuran kecil.

Nabil heran dan bertanya kepada anjing laut tersebut mengapa mereka tidak merasa dingin sama sekali padahal di daerah tersebut suhu udara mencapai minus 5 derajat celcius. Rupanya anjing laut itu menjawab kalau mereka tidak merasa dingin berkat bulu-bulu tebal yang telah diberikan oleh Allah kepada mereka.

Kemudian Nabil melihat ada seekor anjing laut berukuran besar dan menyuruh anjing laut kecil memanggil ibunya tersebut agar ibunya tidak bingung mencari anaknya di tengah-tengah kumpulan anjing laut. Namun, anjing laut kecil itu menjawab Nabil bahwa hal tersebut tidak perlu karena ibunya dapat membedakan si anak dengan cara mencium bau mereka dan itu merupakan salah satu rahmat dari Allah yang begitu besar.

Tidak berhenti Nabil terus bertanya kepada si anjing laut. Kali ini, Nabil bertanya bagaimana mereka belajar berenang sedangkan mereka selalu hidup di air. Anjing laut itupun menjawab bahwa Allah selalu menciptakan semua makhluk hidup sesuai dengan keadaan di mana mereka tinggal sehingga Dia menciptakan anjing laut juga sesuai dengan kondisi habitat yang dingin di mana Allah memberikan mereka lemak yang berfungsi sebagai pelampung. Rahmat Allah sungguh tidak terhitung.

Setelah itu tiba-tiba Nabil terbangun karena suara ibunya yang membangunkan Nabil dari tidurnya yang begitu lelap. Namun, dari mimpi yang dia alami tadi Nabil menjadi sadar bahwa apa yang sudah diciptakan Allah begitu sempurna dan menjadi bukti bahwa Allah yang disembah memiliki kuasa atas segala sesuatu.

Kisah Inspiratif Islami: Divonis sebagai Anak Idiot namun Menjadi Penghafal Al-Qur’an Berprestasi

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada dalam suatu kaum, sampai mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri” (QS. Ar-Ra’d: 11).

Ini merupakan kisah nyata dari seorang anak yang telah divonis idiot oleh dokter. Saat anak tersebut belum dilahirkan dan masih ada di dalam kandungan, sang ibu memeriksakan rahimnya ke rumah sakit. Setelah diperiksa rupanya dokter berkata bahwa di dalam otak sang jabang bayi terdapat tumor. Melihat hal tersebut dokter berkata bahwa apabila si anak lahir maka dia akan menjadi anak yang idiot dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dokter juga menambahkan kalau pada akhirnya nanti si anak akan menyusahkan orang tuanya saja. Oleh karena itu, sang dokter memberikan solusi kalau anak tersebut lebih baik digugurkan. Mendengar hal tersebut ibu si anak merasa sangat bingung, di satu sisi tentunya dia tidak ingin kehilangan sang jabang bayi tetapi di sisi yang lain dokter berkata bahwa bayi tersebut lebih baik digugurkan. Akhirnya si ibu memilih untuk melahirkan anak tersebut.

Tak disangka-sangka si anak pun lahir dengan proses lancar dan dalam keadaan sehat. Selama anak tersebut dibesarkan, sang ibu selalu memberi perhatian penuh kepada anaknya bahkan sampai rela meninggalkan pekerjaannya demi merawat sang anak. Dari situ, sang ibu berusaha untuk mengajarkan nilai-nilai agama dari mulai dari membaca serta menghafal Al-Qur’an, dan juga membaca cerita. Saat menginjak usia 13 tahun, anak tersebut sudah berhasil menghafal seluruh isi Al-Qur’an. Sungguh merupakan prestasi luar biasa dari umur yang bisa dibilang masih sangat muda. Dari situ si anak berhasil meraih berbagai macam prestasi berskala nasional hingga internasional. Saat ditanya kenapa si anak berusaha begitu keras jawabannya adalah karena ingin membahagiakan orang tuanya. Sungguh jawaban yang sederhana namun bermakna begitu dalam.

Semua ini bermula dari keyakinan orang tua si anak untuk tetap melahirkan dan membesarkan anak mereka. Dengan usaha dan kerja keras orang tua dan niat anak tersebut akhirnya si anak berhasil membuktikan bahwa vonis dokter tersebut tidak benar. Kita juga dapat melihat bahwa Allah lah yang bisa mengubah dan menentukan nasib seseorang bergantung dari usaha serta kerja keras para hamba-Nya. Saat ini si anak tersebut sudah berumur 17 tahun dan masih terus menorehkan banyak prestasi.

Kisah inspiratif anak tersebut memang patut dicontoh bahwa Allah memiliki kuasa untuk mengubah nasib seseorang misal dari pecundang menjadi pemenang, dari yang miskin menjadi kaya, dan dari yang nelangsa menjadi begitu bahagia, salah satu contoh lainnya adalah seorang tukang sampah yang dengan kerja kerasnya ia dapat merubah nasibnya dan berhasil menjadi presiden di suatu negara. Kisah ini dapat anda baca di Rehat.Net

Pentingnya Mendidik Anak sejak Dini untuk Mengenal Agama

Kisah inspiratif Islami anak yang baru saja kita baca penting dibagikan kepada anak-anak anda agar lebih mengenal tentang makna dan pengertian agama Islam. Secara konsisten tidak hanya dari membacakan kisah-kisah inspiratif namun anak juga perlu diajarkan secara konsisten dan teratur mengenai agama dan Al-Qur’an serta Al-Hadits. Tidak usah menunggu anak sampai betul-betul dewasa untuk mengajarkan tentang pengenalan agama Islam.

Sebagai contoh, ada suatu kisah tentang ibu dan 10 anaknya yang mampu menghafal Al-Quran sejak masih kecil. Kisah ini adalah kisah nyata di mana sang ibu dengan metode pendidikannya mengajarkan 10 anaknya untuk membaca dan menghafal Al-Quran sejak kecil. Anak-anak tersebut juga tidak pernah ketinggalan untuk sholat 5 waktu. Kedisiplinan tersebut bersumber dari ajaran ke dua orang tua mereka.

Dari berbagai macam kisah inspiratif di atas semoga anda dapat mengambil hikmah terutama di dalam cara atau metode mendidik anak untuk lebih mengenal agama Islam dengan berbagai nilai serta ajarannya.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :