Arif Winarto Blog

Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda

Rokok Elektronik, Populer namun Berbahaya

diposting oleh arif-fst09 pada 16 September 2014
di Kesehatan - 0 komentar

rokok elektronik

Rokok dapat merugikan kesehatan pengonsumsinya, namun fakta ini tampaknya masih sering tak dihiraukan oleh banyak orang apalagi bagi mereka yang memang memiliki hobi merokok. Banyak orang tak dapat lepas dari barang ini karena menghisap rokok terkadang juga dianggap sebagai obat stres. Beberapa orang memang sadar akan bahaya dari merokok, namun mereka biasanya akan sulit melepaskan kebiasaan merokoknya. Keberadaan rokok elektronik mungkin bukanlah sesuatu hal yang baru. Bahkan rokok dengan jenis elektronik ini sudah semakin populer karena rokok jenis ini menjanjikan tingkat risiko kesehatan yang lebih rendah dibandingkan dengan rokok biasa.

Pengertian Rokok Jenis Elektronik

Menurut para pembuat rokok elektronik, jenis rokok seperti ini lebih aman dikonsumsi sebagai alternatif dari rokok produk tembakau biasanya. Sekalipun rokok jenis ini telah dipercaya sebagai alternatif yang lebih aman, faktanya tetap ada bahaya di dalamnya. Rokok elektrik atau elektronik ini berbeda dari rokok filter atau kretek, dan bisa diisi ulang. Isi dari rokok jenis ini adalah sekitar 10-30 ml. Namun, benar tidaknya bahwa rokok jenis ini dapat membantu perokok aktif untuk berhenti dari kebiasaan merokoknya masih belum bisa dipastikan.

Cara Kerja Rokok Jenis Elektronik

Seperti bentuknya yang menyerupai rokok biasa, cara kerja rokok elektronik juga hampir sama seperti rokok biasa. Hisap rokok dan seketika itu juga rokok menyala. Cara kerjanya sangat simpel karena tidak membutuhkan korek api. Setelah dihisap, hembuskan dari mulut. Asap yang dikeluarkan berbeda dari asap rokok tembakau biasa. Karena rokok jenis elektrik berisi cairan, asapnya pun berupa uap dari cairan nikotin itu (biasanya warnanya putih seperti kabut atau efek yang dikeluarkan dari es kering). Setiap rokok jenis ini memiliki cara kerja yang sama. Uniknya lagi, rokok ini memiliki beberapa perasa berbeda yang dapat dipilih dan digunakan sesuai selera penggunanya.

Benarkah Rokok Jenis Elektronik Lebih Berbahaya dari Rokok Biasa?

Sekilas memang rokok elektronik terlihat meyakinkan sebagai alternatif para perokok aktif untuk menghentikan kebiasaan merokok, tapi rokok jenis ini tidak sepenuhnya aman. Menurut CDC atau Pengendalian Penyakit AS, cairan nikotin yang terkandung di dalam rokok jenis ini memiliki resiko lebih berbahaya dari rokok biasa. Keracunan adalah salah satu resikonya dan jumlah pasien yang menderita risiko ini semakin meningkat. Jika pengaduan tentang efek atau risiko dari penggunaan rokok jenis ini pada tahun 2010 hanya sedikit sekali, pada Februari 2014 lalu, ada sekitar 200 lebih pengaduan yang diterima oleh pusat pengendalian keracunan di AS. Risiko keracunan tak dapat diremehkan karena hal ini juga berakibat fatal, apalagi pada anak-anak. Jika kulit menyerap cairan nikotin tersebut, efeknya sangat mematikan. Membiarkan anak menghirup cairannya sedikit saja pun akan berefek buruk. Kematian dapat menjadi kemungkinan terburuk jika tidak segera mendapat pertolongan.

Adakah Kelebihan dari Menggunakan Rokok Jenis Elektronik?

Ya, ada. Apa keuntungan dari menggunakan rokok jenis elektronik jika keracunan saja menjadi efek yang menakutkan? Dari sebuah survey online yang dilakukan beberapa peneliti pada 2010, 96% perokok elektronik menyatakan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya rokok elektronik karena rokok jenis ini benar-benar berguna untuk membantu mereka berhenti merokok. 92% perokok elektronik lainnya menyatakan bahwa rokok jenis elektronik membantu mereka merokok lebih jarang dengan rokok biasa. Beberapa pengguna rokok jenis elektronik lainnya juga menyatakan bahwa keinginan besar mereka untuk kembali merokok dengan menggunakan rokok produk tembakau dapat dilawan. Ketergantungan terhadap rokok produk tembakau dapat dilawan dengan rokok jenis elektronik.

bahaya rokok elektronik

Apa Saja Kekurangan dari Rokok Jenis Elektronik?

Meskipun rokok jenis elektronik sudah terlalu populer dan ada banyak orang terbantu untuk menghentikan kebiasaan merokok mereka, tetap selalu ada kekurangan yang seharusnya lebih diperhatikan oleh para calon pengguna rokok jenis ini. Ada beberapa kekurangan dari rokok jenis elektronik, seperti di bawah ini:

-    Dalam beberapa kasus, ditemukan kebocoran tempat penampung cairan nikotin.

-    Karena kebocoran tempat penampung cairan nikotin, paparan racun dari cairan nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat terjadi dan dapat membahayakan kulit penggunanya.

-    Kurang dalam penjelasan tentang cara membuang setelah beberapa kali pakai.

-    Kurang dalam penjelasan tentang cara pemakaian rokok jenis ini secara benar.

-    Kurang dalam pelabelan produk.

-    Kurang dalam penjelasan tentang peringatan risiko kesehatan.

-    Selain racun terkandung di dalam nikotin yang dapat membahayakan manusia, ada bahan lain yang terkandung di dalam rokok jenis ini yang juga kemungkinan berbahaya.

-    Menurut sebuah studi CHEST pada Desember 2011, efek paru akut juga salah satu efek yang mengerikan yang disebabkan oleh rokok jenis elektronik setelah digunakan selama 5 menit, sekalipun juga disebutkan bahwa efek ini tidak begitu signifikasi klinis.

-    Nikotin juga diketahui sebagai bahan adiktif yang kemungkinan dapat menyebabkan para non-perokok dan anak-anak menggunakan tembakau.

-    Merokok, yang seharusnya tidak menjadi kebiasaan hidup dan seharusnya dihentikan melalui rokok jenis elektronik, dapat kembali di populerkan. Ini dikarenakan besar dan seringnya budget pengiklanan produk rokok jenis ini yang juga didukung oleh banyak artis ternama.

-    Kualitas baterai yang meragukan. Ada beberapa kasus ledakan baterai dari rokok elektronik ketika sedang digunakan dan berakibat kerusakan parah pada gigi, lidah dan mulut.

-    Dapat dibeli dan digunakan oleh anak-anak dan remaja di bawah umur karena tidak ada keterangan secara jelas tentang pembatasan penjualan rokok jenis elektronik dengan target anak-anak dan remaja di bawah umur.

Tips Menghentikan Kebiasaan Merokok dengan Tidak Menggunakan Alat dan Bahan Berbahaya

Berhenti merokok atau tidak selalu tergantung pada pribadi setiap perokok. Namun, jika perokok aktif ingin memulai berhenti merokok, ada baiknya jika memilih cara yang aman (tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain). Daripada mengonsumsi rokok jenis elektronik yang penggunaannya hampir sama dengan rokok produk tembakau biasa dan memiliki tingkat bahaya yang sama atau bahkan bisa lebih, mencari cara aman untuk berhenti merokok dengan mengonsultasikannya dengan penyedia layanan kesehatan akan jauh lebih baik.

Daripada menggunakan cairan nikotin untuk melatih diri sendiri berhenti merokok, lebih baik mengikuti terapi pengganti nikotin. Bisa juga berhenti merokok dengan membuat satu grup atau komunitas yang para membernya adalah perokok-perokok aktif yang ingin berhenti merokok. Dari situ, para perokok yang ingin berhenti merokok akan mendapatkan semangat dan motivasi dari perokok lainnya. Dengan memiliki visi dan misi yang sama, ini akan lebih memudahkan perokok untuk jauh dan bahkan benar-benar menghentikan kebiasaan merokoknya. Jika tertarik dengan rokok elektronik, ada baiknya jika sebelum membeli dan memakainya, hal ini dikonsultasikan atau ditanyakan terlebih dulu kepada dokter. Mengetahui dan mengerti kelebihan, kekurangan, dan beberapa kasus terkait rokok jenis elektronik akan membantu para perokok yang ingin hidup sehat atau berhenti merokok dapat membuat satu keputusan yang tepat. Lebih lanjut mengenai hal ini dapat mengunjungi situs Rehat.Net

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :